e-Journal Mahasiswa

KAJIAN MAKNA SIMBOLIK PADA BENTUK SENJATA TRADISIONAL ARAJANG MASYARAKAT BOLANO DI DESA BOLANO KECAMATAN BOLANO LAMBUNU KABUPATEN PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH (PERSPEKTIF SEMIOTIKA)

ILZAR

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mengungkap makna simbolik yang terkandung pada bentuk senjata tradisional Arajang Masyarakat Bolano di Desa Bolano. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, subjek penelitian ini adalah senjata tradisional Arajang (STA) masyarakat Bolano dengan objek penelitian ini adalah kajian makna simbolik. Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut : A) senjata tradisional Arajang yaitu mata tombak yang terdiri dari empat jenis yaitu arajang, markajani, tubaja, dan paji, dan memiliki asal-usul yang berbeda; B) dari keempat senjata tradisional Arajang yaitu, bentuk garis, bidang dan gempal, juga menempati ruang tiga dimensi. Disamping itu terdapat dua jenis yang memiliki ornamentik yaitu senjata markajani dan senjata tubaja; C) makna simbolik pertama sintaksis: fonem STA terdiri mata tombak, penyambung antara mata tombak dan gagangnya, dan gagang tombak. Sedangkan ornamen adalah kesatuan dari mata tombak, morfem STA Susunannya yaitu senjata arajang sebagai sturuktur pertama, kemudian senjata markajani kedua, selanjutnya senjata tubaja, dan terakhir senjata paji. Struktur atau susunan ini tidak bisa dibolak-balik, kedua semantik: penanda terdiri dari Klasifikasi tanda dapat ditemukan pada konsep STA diuraikan melalui fonem dan morfem, petanda (makna) lebih berhubungan dengan kosmik kehidupan yaitu bentuk makrokosmos dan mikrokosmos, ketiga pragmatik: Aspek pragmatik semiotik lebih menekankan pada dua simbol dalam prosesi ritual. Kedua simbol yang dimaksud yaitu simbol rokok dan simbol wudhu.

Kata kunci : kajian, makna, simbolik, senjata tradisional Arajang

View : 103 | Download : 70

Download