e-Journal Mahasiswa

STUDI PEMANFAATAN GAS BUANG UNTUK REFRIGERASI SISTEM ABSORPSI BAGI PENYIMPAN DINGIN INDUSTRI PERIKANAN

Tesis TEGUH KRISTIANTO

Abstrak

Indonesia merupakan negara yang kaya akan ikan, salah satu ikan yang banyak di perairan selatan pulau Jawa adalah ikan Cakalang. Setelah ditangkap dan mati maka ikan merupakan bahan pangan yang mudah rusak jika tidak diawetkan dengan baik. Salah satu metode mengawetkan ikan adalah menyimpannya dalam kondisi dingin, yaitu antara suhu 80C sampai 00C. Para nelayan di perairan Sadeng, Girisubo, Gunung Kidul, Yogyakarta masih menggunakan balok es untuk megawetkan ikan hasil tangkapannya di atas kapal. Gas buang mesin diesel kapal nelayan mengandung sekitar 30 % kalor hasil pembakaran dengan suhu berkisar antara 600 – 7000C pada exhaust manifold. Pada penelitian ini dikaji pemanfaatkan energi gas panas untuk refrigerasi sistem absorpsi yang digunakan untuk mengawetkan ikan Cakalang. Penelitian ini menggunakan unit refrigerasi sistem absorpsi UPO buatan Finlandia. Energi gas panas dihasilkan dari pembakaran LPG. Laju aliran massa gas panas divariasikan 1,5 kg/jam; 1,8 kg/jam; dan 2,1 kg/jam. Ikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan Cakalang sebanyak 4 kg. Hasil yang diperoleh dari peneletian ini adalah kecepatan pedinginan sebanding dengan laju aliran massa gas panas. Pada penelitian ini didapatkan hasil terbaik untuk laju aliran massa gas panas 2,1 kg/jam dengan temperatur evaporator -14,80C, temperatur udara di dalam refrigerator 1,90C, dan temperatur ikan 50C.

Kata kunci : Gas buang, absorpsi, penyimpan dingin, perikanan

View : 244 | Download : 70

Download