e-Journal Langganan

ANALISA KOEFISIEN GRIP ANTARA BAN DAN PERMUKAAN JALAN

TESIS MUHAMMAD NUH HUDAWI PASARIBU

Abstrak

Ban/Tapak ban menjadi satu-satunya komponen pada kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan (aspal dan beton). Maka perannya penting dan turut menentukan keamanan, kenyamanan, kestabilitas kendaraan terhadap jalan dan untuk meningkatkan percepatan serta mempermudah pergerakan. Tapak ban sangat mempengaruhi daya cengkram/koefisien grip antara ban dan permukaan jalan. Koefisien grip ban dipengaruhi oleh tekanan udara ban (Pban), kekasaran permukaan jalan (IRI) dan kelendutan permukaan jalan (dL). Untuk menganalisa koefisien grip, penelitian ini menggunakan ban Radial (Bridgestone) 195/70R14, pola ban Rib-lug simetris dengan variasi Pban 28 psi, 30 psi, 32 psi, 34 psi dan 36 psi. Dari hasil penelitian µk =ƒ(IRI), dapat disimpulkan bahwa setiap kenaikan kecepatan (V) akan terjadi penurunan koefisien gesek kinetis (µk), koefisien gesek kinetis maksimum pada permukaan jalan aspal yaitu 0,173 dengan Pban 36 psi dan koefisien gesek maksimum pada pemukaan jalan beton yaitu 0,212 dengan Pban 36 psi. Penelitian µk = ƒ (dL) dapat disimpulkan bahwa setiap kenaikan kecepatan kendaraan (V) akan terjadi peningkatan koefisien gesek kinetis (µk), koefisien gesek kinetis maksimum pada permukaan jalan aspal yaitu 0,447 dengan tekanan udara ban 28 psi dan koefisien gesek kinetis maksimum pada permukaan jalan beton yaitu 0, 455 dengan tekanan udara ban 28 psi. Untuk penggunaan Pban yang aman saat melintas di permukaan jalan aspal dan permukaan jalan beton adalah 36 psi.

Kata kunci : Ban, koefisien grip, jalan aspal, jalan beton, koefisien gesek kinetis.

View : 175 | Download : 70

Download