e-Journal Langganan

ANALISA PERFORMANSI MESIN PENDINGIN 1-PK DENGAN PENAMBAHAN SUBCOOL MENGGUNAKAN REFRIGERANT R-22

RIKARDO GOODLAS MANURUNG

Abstrak

Sistem pengkondisian udara merupakan proses mengkondisikan udara suatu ruangan sehingga mencapai temperatur dan kelembapan yang diharapkan. Penambahan subcool dengan media pendingin air yand ditambahi es batu merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan performansi sistem pendingin.Penggunaan subcool adalah untuk menjaga gelembung uap yang melewati katub ekspansi. Agar semua refrigerant yang masuk kedalam evaporator 100% cairan. Penelitian dilakukan pada air conditioning (AC) Split 1-PK. Pengujian dilakukan dengan mengambil data pada alat ukur tekanan yaitu pada sisi masukan kompresor (P1), sisi keluar kompresor (P2), sisi keluar kondensor (P3), sisi keluaran Subcool (P4), masukan evaporator (P5), serta temperatur di sisi masuk kompresor (T1), sisi keluar kompresor (T2), sisi keluar kondensor (T3) dan keluaran subcool (T4), sisi masukan evaporator (T5). Dari data yang telah dianalisa maka diperoleh peningkatan performansi sistem pendingin, yakni meningkatnya kapasitas pendinginan menjadi 208.075 kJ/kg kW, dan semakin rendah daya kompresor menjadi 0,814121 kW, serta meningkatnya COP sebesar 15% dari AC standar.

Kata kunci : Sistem Pengkondisian Udara , Performansi, Subcool, Kapasitas Pendinginan,

View : 187 | Download : 70

Download