e-Journal Langganan

DESAIN DAN PEMBUATAN KERUCUT LALU LINTAS DARI BAHAN POLYMERIC FOAM DIPERKUAT SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS)

TESIS SISWO PRANOTO

Abstrak

Kerucut lalu lintas adalah alat bantu lalu lintas untuk mengatur kelancaran kendaraan dan mengarahkan arus lalu lintas ke arus yang lain. Alat ini sering ditabrak kendaraan dalam upaya berpindah ke jalur lain sehingga jatuh(rusak) dan tidak berumur panjang. Pusat Riset Impak dan Keretakan telah melakukan penelitian pada kasus ini dengan membuat desain ulang kerucut lalu lintas dengan menggunakan dasar karet dan beton. Hasilnya diperoleh kerucut lalu lintas yang lebih stabil, tetapi memiliki struktur yang cukup berat dan mahal. Tujuan penelitian ini adalah mendesain dan membuat kerucut lalu lintas dari bahan polymeric foam diperkuat serat TKKS, analisis stabilitas struktur kerucut lalu lintas, dan membandingkan hasil penelitian ini dengan data-data kerucut lalu lintas komersil berbahan thermoplastic dan kerucut lalu lintas dengan alas terbuat dari bahan karet. Desain kerucut menggunakan software AutoCAD 2004 dan analisis kekuatannya dengan menggunakan software MSC. Nastran 4.5. Kerucut lalu lintas dibuat menggunakan metode penuangan grafitasi dengan posisi cetakan arah vertikal dan posisi produk terbalik. Pengujian stabilitas struktur menggunakan alat uji impak ayunan bola beton (massa = 8,5 kg). Dari hasil desain diperoleh kerucut lalu lintas dengan bentuk alas persegiempat. Berdasarkan hasil simulasi, bentuk ini memiliki tegangan maksimum Von Mises sebesar 1,038 MPa pada titik uji setinggi 420 mm dari alas kerucut. Dari proses pembuatan produk dihasilkan kerucut lalu lintas berbahan polymeric foam diperkuat serat TKKS dengan tinggi 700 mm, ukuran alas 360 x 360 mm, dan berat 2,5 kg. Sementara kerucut lalu lintas berbahan polymer thermoplastic dan berbahan alas karet masing-masing memiliki berat 2,6 kg dan 3,1 kg. Komposisi material yang digunakan ialah 70% resin, 10% serat, 15% BA, dan 5% katalis. Hasil pengujian stabilitas memperlihatkan bahwa momen maksimum stabilitas kerucut lalu lintas ialah 8,83 Nm dan energi potensialnya sebesar 42,65 Joule pada titik impak 160 mm dari alas kerucut dan jarak impak 1350 mm. Bila dibandingkan dengan kerucut komersial berbahan thermoplastik, maka stabilitas strukturnya adalah sama. Sedangkan bila dibandingkan dengan kerucut lalu lintas beralas karet, maka kerucut lalu lintas desain kurang stabil dibandingkan dengan kerucut beralas karet.

Kata kunci : Desain dan Pembuatan, Kerucut lalu lintas, polymeric foam, serat TKKS

View : 171 | Download : 70

Download