e-Journal Langganan

IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE DENGAN METODE OVERAL EQUIPMENT EFECTIVENESS (OEE) UNTUK MENENTUKAN MAINTENANCE STRATEGY PADA MESIN DIGESTER PLANT

JUNA GELISMAN EDWARD GINTING

Abstrak

Penelitian ini menganalisis tentang implementasi Total Productive maintenace (TPM) pada mesin Digester dengan menggunakan metode Overall Equipment Efectiveness (OEE). Total Productive Maintenance (TPM)adalah untuk meningkatkan produktivitas pada perlengkapan dan peralatan produksi dengan investasi perawatan yang seperlunya sehingga mencegah terjadi 6 kerugian besar (Six Big Losses). Six Big Losses yang menyebabkan kerugian tersebut diantaranya adalah: Kerugian karena kerusakan peralatan (Breakdown Losses), kerugian karena pemasangan peralatan (Set-up and Adjustment losses), kerugian karena beroperasi tanpa beban maupun berhenti sesaat (Idling and minor stoppages), kerugian karena penurunan kecepatan produksi (Reduced Speed Losses),kerugian karena cacat produk dalam proses (Rework Losses), kerugian karena hasil rendah (Yield/Scrap losses). Berdasarkan hasil perhitungan nilai OEE di mesin Digester selama bulan Juni 2015 - Mei 2015 di peroleh nilai availability = 97.6 % memenuhi standar JIPM sebesar 90%, performance efesiensi = 95.22% memenuhi standar JIPM sebesar 95%, quality of rate = 97.00% kondisi ini tidak memenuhi standar JIPM sebesar 99% , dan hasil nilai OEE = 90.20% produksi dianggap kelas dunia. Skor ini merupakan skor yang cocok untuk dijadikan goal jangka panjang. Faktor yang memiliki persentase terbesar dari factor six big losses adalah idling and minor losses sebesar 50.98%, reduce speed losses sebesar 23.59%, yield/scrap losses 14.49% set up and adjustment sebesar 10.20%, Breakdown losses sebesar 0.78%. dan untuk meningkatkan nilai OEE penggantian spareparts genuie digunakan untuk menganti spareparts yang rusak.

Kata kunci : Total Productive Maintenance (TPM), Overall Equipment Efectiveness, Six Big Losses, Digester plant.

View : 148 | Download : 70

Download