e-Journal Langganan

KAJIAN PERFORMANSI MESIN DIESEL STASIONER SATU SILINDER MENGGUNAKAN BLOWER YANG DIMODIFIKASI MENJADI SUPERCHARGER DENGAN SISTEM DUA BAHAN BAKAR (DEXLITE DAN BIOGAS)

Ramadhan Hutagaol

Abstrak

Seiring berjalannya waktu, maka populasi manusia semakin bertambah sehingga berdampak pada peningkatan kebutuhan sarana transportasi dan aktivitas industri yang mengakibatkan terjadinya peningkatan kebutuhan akan konsumsi bahan bakar minyak. Hal ini mendorong untuk melakukan penelitian dan pengembangan dalam mencari bahan bakar alternatif, salah satu yang memiliki potensi besar yang diharapkan mampu menguranginya adalah biogas yang digunakan sebagai bahan bakar motor bakar dengan sistem dua bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa performansi mesin diesel R 175 AN dengan supercharger menggunakan sistem dua bahan bakar (dual fuel) dexlite dan biogas dimana aliran biogas yang masuk ke ruang bakar akan diatur ( aliran 2, 4, 6 l/min). Selain itu, penelitian ini juga akan menganalisa nilai ekonomis setelah menggunakan sistem dua bahan bakar (dual fuel) dexlite dan biogas, serta emisi gas buang dari hasil pembakaran. Daya maximum mesin terjadi pada penggunaan bahan bakar dexlite + 6 l/min biogas pada putaran 1500 rpm dan pembebanan 2500 Watt yaitu sebesar 1540,80 Watt, torsi maximum pada pembebanan 2500 Watt putaran 1500 rpm menggunakan bahan bakar dexlite + 6 l/min biogas sebesar 9,81 Nm. Nilai SFC maximum pada bahan bakar dexlite + 6 l/min biogas beban 500 Watt putaran 1000 rpm yaitu sebesar 3065,72 gr/kW.jam. Efisiensi thermal brake maximum pada penggunaan bahan bakar dexlite pembebanan 1500 Watt putaran 1500 rpm yaitu sebesar 21,28 %. Nilai AFR maximum pada bahan bakar dexlite pembebanan 500 Watt putaran 1000 rpm yaitu sebesar 64,87. Tekanan efektif rata-rata pembakaran saat menggunakan bahan bakar dexlite lebih rendah dibanding dengan tekanan efektif rata-rata saat menggunakan bahan bakar dexlite + biogas.. Untuk nilai ekonomis, setelah penggunaan sistem dua bahan bakar (dual fuel) nilai ekonomis dalam arti penghematan bahan bakar meningkat sampai 63,37 % jika dibanding dengan penggunaan bahan bakar dexlite. Untuk emisi gas buang, nilai opacity rata rata mengalami penurunan setelah menggunakan sistem dua bahan bakar (dual fuel) dexlite dan biogas. Kadar HC dan CO mengalami peningkatan setelah menggunakan sistem dua bahan bakar (dual fuel)

Kata kunci : Biogas, Performansi, Supercharger, Emisi, sistem dua bahan bakar.

View : 158 | Download : 70

Download