e-Journal Langganan

PENGARUH STRUKTUR MIKRO TERHADAP SIFAT MEKANIS BAJA HSS ASP 23 UNTUK BAHAN MATA PISAU PEMANEN SAWIT

MAUJAN YUDIKA

Abstrak

Perlakuan panas (heat treatment) secara terkontrol pada bahan HSS ASP 23 adalah untuk memperbaiki sifat-sifat mekanis pada bahan. Salah satu metode perlakuan panas tersebut adalah dengan proses quenching dan tempering terhadap baja high speed steel (HSS) ASP 23. Proses ini dilakukan pada temperatur austenite (1050ºC) selama 60 menit kemudian didinginkan dengan air es (mendekati 0ºC) dan oli SAE 40, kemudian di tempering pada temperature 300ºC, 350ºC, 400ºC, 450ºC, dan 500ºC dengan lama waktu penahanan 60 menit. Hasil pengujian memperlihatkan nilai kekerasan optimum adalah 637,4 BHN dengan diameter butir 5,2 μm setelah quenching oli dan 587,2 BHN dengan diameter butur 6,5 μm setelah di-temper pada suhu 300ºC quenching oli. Hasil pengujian tarik maksimum untuk tegangan luluh (yield strength) sebesar 3070,53 MPa pada hardening quenching air es dan tegangan batas (ultimate strength) sebesar 3281,67 MPa pada hardening quenching oli. Dan Hasil pengujian fatique pada bahan tanpa perlakuan diperoleh kekuatan lelah maksimum pada siklus 4,9266x106 rpm selama 4830 menit, hardening oli pada siklus 3,723x105 rpm selama 365 menit, tempering 300°C quenching oli pada siklus 1,0098x106 rpm selama 990 menit dengan beban masing-masing 7 kg. Pada pengujian kekerasan dan pengujian tarik semakin kecil diameter butir material maka kekerasan dan kekuatan tarik material meningkat. Namun pada hasil pengujian fatique semakin kecil diameter butir maka life time nya semakin menurun dan semakin besar diameter butir maka life timenya semakin meningkat. Setelah mengalami proses heat treatment terhadap baja HSS ASP 23 maka nilai kekerasannya lebih unggul dibandingkan dengan baja karbon sedang (bekas per daun mobil) yakni dengan kekerasan 349,8 BHN (1). Setelah menghubungkan antara diameter butir dengan sifat mekanis maka hasilnya berbanding terbalik sesuai dengan rumus yang dikemukakan oleh Hall and Petch Method.

Kata kunci : Sifat Mekanis, Diameter butir, Baja Kecepatan Tinggi, HSS, perlakuan panas.

View : 168 | Download : 70

Download