e-Journal Langganan

STUDI PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE(TPM)PADA MESIN PENGADUKKO-KNEADERDI ANODE GREEN PLANT PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (Persero)

FEBRI AGUSTINUS GINTING

Abstrak

Total Productive Maintenance (TPM) merupakan ide Nakajima (1988) yang menekankan pada pendayagunaan dan keterlibatan sumber daya manusia dan sistem Preventive Maintenance untuk memaksimalkan efektifitas peralatan dengan melibatkan semua departemen dan fungsional organisasi. Studi penerapan TPM di Pabrik Anoda Karbon PT. INALUM (Persero) ini bertujuan untuk mengukur efektifitas mesin pengaduk KO-Kneader dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuran Six Big Losses untuk mengetahui besarnya efisiensi yang hilang pada keenam faktor Six Big Losses. Dengan diagram cause and effect dapat dianalisa masalah sebenarnya yang menjadi penyebab utama tingginya kerugian dan rendahnya efisiensi mesin. Hasil dan kesimpulan yang didapat adalah nilai OEE untuk periode April 2015 – Maret 2016 berkisar 68% sampai 69%. Kondisi ini menunjukkan kemampuan mesin pengaduk KO-Kneader dalam pencapaian efektivitas penggunaan mesin belum mencapai kondisi yang ideal ( ≥85%). Adapun yang mempengaruhi nilai OEE dan menjadi prioritas utama yang direkomendasikan untuk dieliminasi perusahan adalah faktor Idling/Minor Stoppages Losses sebesar 43,06% dan Reduce Speed Losses sebesar 31,41 %.

Kata kunci : Availability, Performance Efficiency, Rate of Quality Product, Overall Equipment Efectiveness, Six B

View : 160 | Download : 70

Download