e-Journal Langganan

STUDI PERAWATAN PADA MESIN TUBE MILL DI ANODE GREEN PLANT DENGAN PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (Persero)

ARDIAN SYAHPUTRA

Abstrak

Total productive maintenance merupakan konsep dari Nakajima yang memfokuskan kepada pendayagunaan dan keikutsertaan sumber daya manusia. Studi penerapan total productive maintenance di pabrik anoda karbon PT. Indonesia Asahan Aluminium (persero) ini memiliki tujuan yaitu untuk mengukur keefektifitasan mesin penggiling Tube Mill dengan metode Overall Equipment Effectivenes (OEE) yang kemudian diukur dengan pengukuran Six Big Looses untuk mengetahui besarnya efisiensi yang hilang. Kemudian dengan menggunakan diagram Cause Effect dapat dianalisa masalah utama dari tingginya kerugian dan rendahnya efisiensi mesin. Dilanjutkan menggunakan proses FMEA ( Failure Mode and Effect Analysis) untuk menentukan penyebab kegagalan yang terjadi. Hasil dan kesimpulan yang didapatkan adalah nilai OEE untuk periode september 2015 – Agustus 2016 berkisar dari 48% hingga 72%. Penyebab rendahnya nilai OEE disebabkan oleh idling/mirror stoppages losses 44,39% dan reduce speed losses 40,80%. Nilai RPN FMEA untuk Idling and mirror stoppages loss sebesar 168 dan reduce speed loss sebesar 90. Faktor penyebab yaitu : Manusia, Mesin, Metode dan Produksi.

Kata kunci : Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses, Failure Mode and Effect Analysis, PT. INALUM.

View : 185 | Download : 70

Download