Informasi

  • Jurusan Teknik Informatika

Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UNG Resmi Diterjunkan ke Lima Desa dalam KKN Berdampak 2026

  • 08 April 2026
  • 179 Views
  • By Admin
image

Program Studi Sistem Informasi Universitas Negeri Gorontalo secara resmi mengantarkan mahasiswa peserta KKN Berdampak 2026 ke lokasi pengabdian di lima desa yang menjadi sasaran kegiatan. Pengantaran ini menandai dimulainya implementasi program kerja mahasiswa di lapangan setelah melalui rangkaian pembekalan dan coaching sebelumnya.

Adapun desa lokasi KKN yang menjadi sasaran kegiatan meliputi Desa Tabongo Timur dengan Ketua DPL Drs. Muhammad Rifai Katili, Ph.D, Desa Botutonuo dengan Ketua DPL Lillyan Hadjaratie, S.Kom., M.Si, Desa Molotabu dengan Ketua DPL Dr. Moh. Hidayat Koniyo, S.T., M.Kom, Desa Molamahu dengan Ketua DPL Tajuddin Abdillah, S.Kom., M.Cs, serta Desa Tanggiling dengan Ketua DPL Rampi Yusuf, S.Kom., M.T.

Penempatan mahasiswa di lima desa ini dirancang untuk memastikan bahwa program KKN Berdampak 2026 tidak hanya bersifat pemerataan kegiatan, tetapi juga berorientasi pada kebutuhan spesifik masing masing wilayah. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan lokal, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan data, layanan administrasi, serta potensi penerapan solusi berbasis teknologi di tingkat desa.

Keterlibatan Dosen Pembimbing Lapangan pada setiap desa menjadi faktor penting dalam mengarahkan pelaksanaan program agar tetap terstruktur dan relevan. Para DPL tidak hanya berperan sebagai pembimbing administratif, tetapi juga sebagai penghubung antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki dampak yang nyata.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Sistem Informasi menegaskan kesiapan mahasiswanya untuk terjun langsung ke masyarakat dengan membawa pendekatan berbasis analisis dan solusi digital. KKN Berdampak 2026 menjadi ruang implementasi keilmuan yang mempertemukan teori dengan praktik, sekaligus melatih mahasiswa untuk beradaptasi dengan dinamika sosial di lapangan.

Dengan dimulainya penempatan di lima desa tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan kontribusi yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Program Studi Sistem Informasi Universitas Negeri Gorontalo dalam mendorong pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, aplikatif, dan berdampak.