Berita

  • Jurusan Teknik Informatika

PESAT PADENGO: Karya Mahasiswa UNG yang Membawa Pelayanan Kelurahan ke Era Digital

  • 20 Mei 2026
  • 22 Views
  • By Admin
image

Kemampuan mahasiswa tidak hanya diukur dari seberapa baik mereka memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga dari sejauh mana mereka mampu menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Semangat inilah yang ditunjukkan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo melalui pengembangan PESAT PADENGO (Pengembangan Sistem Administrasi Digital Padengo).

Sistem berbasis website tersebut diperkenalkan kepada masyarakat dan perangkat Kelurahan Padengo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango pada Rabu, 20 Mei 2026 sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Sistem Informasi.

PESAT PADENGO dirancang untuk mendukung transformasi digital pelayanan publik di tingkat kelurahan melalui penyediaan layanan administrasi yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Kehadiran sistem ini berangkat dari kebutuhan akan layanan administrasi yang lebih efisien di era digital, di mana masyarakat semakin membutuhkan akses layanan yang dapat dilakukan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor pelayanan.

Melalui sistem yang dikembangkan, masyarakat kini dapat mengajukan berbagai kebutuhan administrasi secara daring. Proses yang sebelumnya harus dilakukan secara tatap muka kini dapat dilakukan melalui portal digital mulai dari pengisian data, proses verifikasi, hingga penerimaan dokumen administrasi secara elektronik.

Selain layanan pembuatan surat, PESAT PADENGO juga menghadirkan fitur pengaduan masyarakat yang memungkinkan warga menyampaikan berbagai aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi di lingkungan mereka. Seluruh laporan yang masuk dapat dipantau dan ditindaklanjuti oleh pihak kelurahan melalui sistem yang terintegrasi.

Untuk mendukung pengelolaan layanan yang lebih baik, sistem juga dilengkapi dengan portal login masyarakat, manajemen data administrasi, pengelompokan laporan pengaduan, serta distribusi dokumen digital yang memudahkan proses pelayanan publik secara menyeluruh.

Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan Framework Laravel 12 yang saat ini banyak digunakan dalam pengembangan sistem informasi modern. Sebelum sistem diimplementasikan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi lapangan dan identifikasi kebutuhan bersama perangkat kelurahan. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, pengujian, hingga implementasi dan sosialisasi kepada pengguna.

Sebagai bagian dari proses transfer pengetahuan, tim mahasiswa juga melaksanakan pelatihan penggunaan sistem kepada operator dan perangkat Kelurahan Padengo agar aplikasi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan setelah kegiatan berakhir.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu membantu meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi di lingkungan kelurahan. Proses pelayanan menjadi lebih terstruktur, akses masyarakat terhadap layanan publik menjadi lebih mudah, serta pengelolaan administrasi dapat dilakukan secara lebih transparan dan terdokumentasi.

Kegiatan ini kembali memperlihatkan bagaimana mahasiswa Sistem Informasi Fakultas Teknik UNG tidak hanya dibekali kemampuan teknis dalam membangun aplikasi, tetapi juga kemampuan menganalisis kebutuhan pengguna dan merancang solusi yang sesuai dengan permasalahan nyata di lapangan. Melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan stakeholder dan masyarakat, mahasiswa belajar bahwa teknologi bukan sekadar produk digital, melainkan instrumen yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Implementasi PESAT PADENGO menjadi salah satu contoh bagaimana keilmuan Sistem Informasi dapat diterapkan secara langsung untuk mendukung transformasi digital pemerintahan di tingkat lokal sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendorong inovasi yang berdampak bagi masyarakat.