GORONTALO — Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (FT UNG) resmi melantik 25 mahasiswa sebagai Asisten Laboratorium (ASLAB) Teknik Industri Periode 2026/2027 pada Rabu, 23 September 2026. Pelantikan ini menandai periode ketiga pelaksanaan Program Asisten Laboratorium yang terus berkembang sebagai bagian dari penguatan pembelajaran praktikum sekaligus ruang pengembangan kompetensi mahasiswa.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik FT UNG Dr. Arip Mulyanto, S.Kom., M.Kom., MCE., Ketua Jurusan Teknik Industri Hendra Uloli, S.T., M.T., Kepala Laboratorium Teknik Industri Andi Maga Umara, S.Pd., M.Pd., serta jajaran dosen, Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), dan mahasiswa yang dilantik.
Perkembangan Program ASLAB Teknik Industri menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Muhammad Kautsar, S.Tr.T., selaku Ketua Panitia sekaligus PLP Teknik Industri, dalam laporannya menyampaikan bahwa program tersebut dimulai dengan sembilan mahasiswa pada periode pertama. Jumlah tersebut meningkat menjadi 13 mahasiswa pada periode kedua dan kini mencapai 25 mahasiswa pada periode 2026/2027.
Peningkatan tersebut tidak hanya menunjukkan semakin besarnya partisipasi mahasiswa, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya minat untuk terlibat lebih jauh dalam aktivitas akademik di luar perkuliahan reguler. Menjadi asisten laboratorium memberi mahasiswa kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung sekaligus mengambil tanggung jawab dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa lainnya.
“Di balik peningkatan jumlah tersebut ada mahasiswa yang memiliki kemauan untuk belajar, kemauan untuk berkontribusi, dan keberanian untuk mengambil tanggung jawab lebih selama menjalani masa perkuliahan,” ungkap Muhammad Kautsar.
Pada periode ini, Program ASLAB juga mengalami penguatan dari sisi durasi penugasan. Jika sebelumnya asisten bertugas selama satu semester, mulai periode 2026/2027 masa tugas diperpanjang menjadi satu tahun akademik yang mencakup semester ganjil dan genap. Durasi yang lebih panjang diharapkan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi secara bertahap mulai dari memahami sistem kerja laboratorium, mendampingi praktikan, menghadapi berbagai persoalan teknis, hingga membangun kemampuan bekerja dalam tim.

Keberadaan ASLAB selama ini turut mendukung berbagai tahapan pembelajaran praktikum. Di bawah koordinasi dosen dan PLP, mahasiswa asisten terlibat dalam persiapan praktikum, pendampingan praktikan, membantu memberikan penjelasan awal ketika mahasiswa menghadapi kesulitan, hingga mendukung proses evaluasi kegiatan.
Ketua Jurusan Teknik Industri Hendra Uloli, S.T., M.T. mengapresiasi perkembangan tersebut. Menurutnya, meningkatnya jumlah mahasiswa yang mengikuti Program ASLAB menunjukkan bahwa program ini semakin mendapatkan perhatian dari mahasiswa Teknik Industri. Namun, beliau mengingatkan bahwa tanggung jawab sebagai asisten harus tetap berjalan beriringan dengan kewajiban akademik.
“Menjadi Asisten Laboratorium merupakan sebuah tanggung jawab tambahan. Karena itu, para asisten harus tetap belajar dan fokus menyelesaikan tanggung jawab sebagai mahasiswa,” pesannya.
Hal senada disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik FT UNG Dr. Arip Mulyanto, S.Kom., M.Kom., MCE. Beliau mendorong mahasiswa agar tidak sekadar memandang ASLAB sebagai tugas pendamping praktikum, tetapi menjadikannya sebagai ruang pembelajaran untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
“Manfaatkan kesempatan menjadi Asisten Laboratorium sebagai ruang untuk mengembangkan diri, berkontribusi, dan menambah pengalaman selama menjadi mahasiswa, sehingga nantinya lebih siap menghadapi dunia profesional,” ujarnya.
Pengalaman sebagai ASLAB diharapkan dapat mengasah kemampuan yang tidak selalu diperoleh mahasiswa melalui pembelajaran di kelas, seperti komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, tanggung jawab, pemecahan masalah, serta kemampuan berinteraksi dalam lingkungan kerja yang terstruktur.
Sebelum dilantik, 25 mahasiswa tersebut telah melalui rangkaian seleksi yang mencakup seleksi administrasi, tes tertulis, psikotes dan wawancara, serta tes keterampilan. Proses tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan calon asisten dari aspek pengetahuan, keterampilan, komunikasi, maupun sikap dalam menjalankan tanggung jawab di laboratorium.
Rangkaian kegiatan kemudian ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan 25 Asisten Laboratorium Teknik Industri Periode 2026/2027 oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FT UNG.
Dengan bertambahnya jumlah ASLAB dan diperpanjangnya masa penugasan menjadi satu tahun akademik, Jurusan Teknik Industri FT UNG terus memperkuat laboratorium bukan hanya sebagai fasilitas penunjang praktikum, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan mahasiswa. Program ini diharapkan mampu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran praktikum sekaligus melahirkan mahasiswa Teknik Industri yang semakin terampil, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki pengalaman yang relevan sebagai bekal memasuki dunia profesional.