Gorontalo – Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan inovasi berbasis teknologi yang berorientasi pada pelestarian budaya daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Aplikasi Al-Qur'an Bahasa Gorontalo, yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa LPPM Universitas Negeri Gorontalo pada Kamis, 16 Juli 2026.
Kegiatan yang dipandu oleh Prof. Dr. Suleman Bouti, S.Pd., M.Hum. ini menjadi forum strategis untuk menghimpun berbagai masukan dari kalangan akademisi, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat guna menyempurnakan pengembangan aplikasi Al-Qur'an terjemahan Bahasa Gorontalo yang saat ini tengah dikembangkan.
Fakultas Teknik UNG hadir sebagai salah satu mitra utama dalam forum tersebut yang diwakili oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Dr. Arip Mulyanto, S.Kom., M.Kom., bersama sejumlah dosen dari Jurusan Informatika. Turut hadir pula perwakilan Bappeda Provinsi Gorontalo, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Persatuan Qari dan Qariah (IPQOH) Gorontalo, serta berbagai tokoh masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian bahasa dan nilai-nilai keislaman di Gorontalo.
Dalam sambutannya, Dr. Arip Mulyanto menyampaikan apresiasi kepada Pusat Bahasa LPPM UNG yang telah menginisiasi forum kolaboratif tersebut. Menurutnya, pengembangan aplikasi Al-Qur'an berbahasa Gorontalo merupakan langkah strategis yang mempertemukan teknologi informasi dengan upaya pelestarian bahasa daerah.
"Fakultas Teknik menyambut baik kegiatan ini karena menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi media yang efektif untuk menjaga identitas budaya dan memperluas akses masyarakat terhadap literasi keagamaan. Kolaborasi lintas disiplin seperti ini sangat penting agar solusi digital yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki legitimasi akademik, budaya, dan keagamaan," ungkapnya.
Sambutan Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Dr. Arip Mulyanto, S.Kom., M.Kom
Selama diskusi berlangsung, para peserta memberikan berbagai masukan konstruktif terhadap pengembangan aplikasi. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah pentingnya penyesuaian konten terjemahan Al-Qur'an dengan hasil validasi resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia, sehingga seluruh materi yang disajikan tetap mengacu pada regulasi dan standar yang berlaku dalam penerjemahan Al-Qur'an.
Selain aspek substansi, peserta juga mengusulkan agar aplikasi dilengkapi dengan audio pembacaan menggunakan lagam khas Gorontalo. Fitur tersebut dinilai akan memberikan nilai tambah sekaligus menjadi media pelestarian tradisi tilawah yang berkembang di tengah masyarakat Gorontalo, sehingga aplikasi tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai ruang dokumentasi kekayaan budaya Islam lokal.
FGD ini menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan aplikasi sebelum memasuki proses pengembangan lebih lanjut. Berbagai masukan yang diperoleh akan menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas konten, pengalaman pengguna, serta kesesuaian aplikasi dengan kebutuhan masyarakat.
Keikutsertaan Fakultas Teknik dalam forum tersebut kembali menegaskan perannya sebagai fakultas yang aktif mengembangkan inovasi digital berbasis kebutuhan masyarakat. Melalui kompetensi dosen di bidang teknologi informasi dan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Fakultas Teknik UNG terus memperluas kontribusinya dalam menghasilkan solusi digital yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi pelestarian bahasa, budaya, dan identitas daerah.