Universitas Negeri Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan potensi daerah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis kolaborasi lintas sektor. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UNG melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pendekatan teknologi dan eduwisata di kawasan Geopark Gorontalo.
Kegiatan tersebut mengangkat judul “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Teknologi Green Curtain untuk Eduwisata Geodiversity di Geosite Taman Laut Olele Geopark Gorontalo.” FGD berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026 bertempat di RM Love Beach, Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan kawasan wisata berbasis potensi geodiversity dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Program ini menjadi bagian dari skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah-Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat lokal melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Konsep Green Curtain yang diusung diharapkan mampu menjadi inovasi pendukung kawasan wisata edukatif sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir di kawasan Geosite Taman Laut Olele yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Gorontalo.
Selain membahas potensi pengembangan wisata berbasis lingkungan, FGD ini juga menjadi ruang diskusi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam merumuskan strategi pengelolaan wisata yang berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan ini turut berada di bawah koordinasi Pusat Studi Energi Sumber Daya Mineral dan Geopark Universitas Negeri Gorontalo yang dipimpin oleh Dr. Sc. Yayu Indriati Arifin, S.Pd., M.Si. dan bekerja sama dengan Fakultas Teknik UNG
Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Gorontalo kembali mempertegas perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif menghadirkan solusi berbasis riset dan pengabdian untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.