Gorontalo, 24 September 2026 — Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (FT UNG) menerima kunjungan tim manajemen PT. Tri Jaya Tangguh dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang pendidikan, pelatihan, pengembangan sumber daya manusia, dan kebutuhan tenaga profesional di dunia industri. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh tim manajer dari Sri Lanka sebagai bagian dari manajemen perusahaan yang sejak Januari 2026 resmi menjadi bagian dari CBL Group (Ceylon Biscuits Limited), salah satu kelompok usaha manufaktur pangan multinasional terkemuka asal Sri Lanka.
PT Tri Jaya Tangguh merupakan salah satu produsen dan eksportir produk olahan kelapa terbesar di Indonesia yang berbasis di Gorontalo, Sulawesi. Sejak menjadi subsidiary dari CBL Group, perusahaan terus mengembangkan pengelolaan dan sumber daya manusianya, termasuk melalui peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Pertemuan yang berlangsung di Fakultas Teknik UNG tersebut menjadi momentum untuk menjajaki kerja sama dengan beberapa program studi, khususnya Program Studi Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro. Dalam diskusi, pihak perusahaan menyampaikan dua kebutuhan utama yang diharapkan dapat dikolaborasikan bersama Fakultas Teknik, yaitu pelaksanaan pelatihan teknis bagi karyawan serta penyediaan kesempatan magang bagi mahasiswa.
Program pelatihan teknis diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi karyawan sesuai dengan kebutuhan operasional dan perkembangan teknologi di lingkungan industri. Sementara itu, program magang diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja serta memahami penerapan ilmu keteknikan dalam proses produksi dan operasional perusahaan.
Selain kebutuhan pelatihan dan mahasiswa magang, pihak PT Tri Jaya Tangguh juga menyampaikan kebutuhan terhadap engineer lokal asal Gorontalo yang memiliki kompetensi di bidang keteknikan untuk dapat bergabung dengan perusahaan. Hal ini menjadi peluang strategis bagi Fakultas Teknik UNG untuk turut mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan industri.
Mewakili Dekan Fakultas Teknik UNG, Dr. Arip Mulyanto, M.Kom, menyambut baik maksud dan tujuan kunjungan serta penjajakan kerja sama yang disampaikan oleh PT. Tri Jaya Tangguh. Fakultas Teknik UNG memandang hubungan yang erat antara perguruan tinggi dan dunia industri sebagai bagian penting dalam memperkuat relevansi pendidikan, meningkatkan kompetensi mahasiswa, serta menjawab kebutuhan sumber daya manusia di dunia kerja.

Setelah sesi diskusi, rombongan PT Tri Jaya Tangguh kemudian melakukan kunjungan langsung ke sejumlah laboratorium di Fakultas Teknik UNG, meliputi Laboratorium Teknik Industri, dan Laboratorium Teknik Elektro. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung fasilitas, peralatan, serta berbagai teknologi yang tersedia dan dapat mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, maupun pengembangan kompetensi mahasiswa.
Dalam kunjungan tersebut, pihak perusahaan memberikan apresiasi positif terhadap fasilitas laboratorium yang dimiliki Fakultas Teknik UNG. Tim manajemen menilai bahwa fasilitas yang tersedia sangat lengkap dan didukung oleh peralatan dengan teknologi yang relatif terbaru, sehingga memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.
Melalui penjajakan ini, Fakultas Teknik UNG dan PT. Tri Jaya Tangguh diharapkan dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi Fakultas Teknik, kerja sama ini menjadi peluang untuk memperluas keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam lingkungan industri, sementara bagi perusahaan dapat menjadi sarana memperoleh dukungan pengembangan kompetensi serta sumber daya manusia teknik yang berasal dari Gorontalo.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara Fakultas Teknik UNG, PT Tri Jaya Tangguh, dan CBL Group, khususnya dalam mempersiapkan sumber daya manusia teknik yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan sesuai dengan kebutuhan industri masa kini.