Informasi

  • Fakultas Teknik

Keahlian Dosen Teknik Sipil UNG Dipercaya Kawal Perencanaan Bunker Fasilitas Radioterapi RSUD Ainun Habibie

  • 18 Agustus 2026
  • 134 Views
  • By Admin
image

Gorontalo – Kapabilitas dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo kembali mendapat kepercayaan untuk terlibat dalam pekerjaan teknis yang membutuhkan keahlian spesifik. Dua dosen Jurusan Teknik Sipil UNG dipercaya sebagai tenaga ahli RSUD dr. Hasri Ainun Habibie dalam proses perencanaan pembangunan bunker fasilitas RG Linac, Brachytherapy, dan CT Simulator.

Keterlibatan tersebut berlanjut dalam pembahasan teknis yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di kantor PT. Bayu Berlian Mandiri Consultant, Bekasi, Jawa Barat. Pertemuan menjadi bagian dari pemantapan perencanaan pembangunan bunker, terutama untuk memastikan aspek struktur, kapasitas dukung fondasi, kondisi tanah, hingga potensi likuefaksi telah diperhitungkan secara komprehensif sebelum memasuki tahapan pembangunan.

Dua dosen yang dipercaya memberikan kepakaran tersebut adalah Kasmat Saleh Nur, S.T., M.Eng., sebagai ahli struktur dan Dr. Ir. Fadly Achmad sebagai ahli geoteknik RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Keduanya hadir membawa kompetensi Teknik Sipil ke dalam proses perencanaan fasilitas kesehatan yang memiliki kebutuhan struktur dan aspek keselamatan teknis yang tinggi.

Dalam pembahasan bersama PPK dan PT. Bayu Berlian Mandiri selaku konsultan perencana, tim ahli Teknik Sipil UNG memberikan sejumlah masukan agar desain struktur atas dan bangunan bawah direncanakan sebagai satu kesatuan. Integrasi tersebut menjadi penting karena beban yang bekerja pada struktur harus dapat diteruskan menuju sistem fondasi secara aman dengan mempertimbangkan kondisi tanah pada lokasi pembangunan.

Pada aspek struktur, Kasmat Saleh Nur memberikan masukan terhadap konsep desain dan pembebanan bangunan. Evaluasi dilakukan terhadap gaya yang bekerja pada struktur atas hingga mekanisme penyaluran beban menuju fondasi. Pertimbangan tersebut diperlukan untuk memastikan sistem struktur yang direncanakan memiliki keamanan dan keandalan sesuai kebutuhan bangunan.

Sementara pada aspek geoteknik, Dr. Ir. Fadly Achmad memberikan telaah terhadap kondisi tanah dasar, kapasitas dukung fondasi, serta potensi terjadinya likuefaksi. Karakteristik tanah dan muka air tanah menjadi perhatian karena dapat memengaruhi respons dan stabilitas fondasi, khususnya ketika struktur menerima beban dinamis akibat gempa.

Pembahasan juga menempatkan hasil investigasi geoteknik sebagai bagian penting dalam pengambilan keputusan desain. Data penyelidikan tanah perlu terhubung dengan perencanaan struktur sehingga parameter fondasi yang digunakan tidak hanya memenuhi kebutuhan pembebanan bangunan, tetapi juga mempertimbangkan tingkat keamanan terhadap karakteristik tanah dan potensi likuefaksi di lokasi proyek.

Kepercayaan terhadap dua dosen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kompetensi akademik yang dibangun di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNG memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan pekerjaan profesional di lapangan. Keilmuan struktur dan geoteknik yang menjadi bagian penting dalam pendidikan Teknik Sipil tidak berhenti pada pembelajaran dan penelitian, tetapi diterapkan dalam memberikan pertimbangan teknis terhadap pembangunan fasilitas publik.

Terlebih, pembangunan bunker untuk fasilitas RG Linac, Brachytherapy, dan CT Simulator merupakan pekerjaan yang membutuhkan perencanaan teknis secara matang. Keterlibatan akademisi Teknik Sipil UNG dalam proses tersebut memperlihatkan kapasitas sumber daya dosen untuk mengambil peran sebagai tenaga ahli pada pekerjaan yang menuntut analisis, ketelitian, dan pertimbangan keselamatan konstruksi.

Bagi Jurusan Teknik Sipil dan Fakultas Teknik UNG, keterlibatan ini juga memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia profesional. Keahlian yang dikembangkan di kampus dapat dikontribusikan secara langsung untuk membantu menyelesaikan kebutuhan pembangunan daerah, termasuk pada pembangunan infrastruktur kesehatan berteknologi tinggi.

Sinergi antara akademisi, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui pihak RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, serta konsultan perencana diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang semakin komprehensif. Pada saat yang sama, kepercayaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNG memiliki sumber daya dosen dengan kepakaran yang mampu berkontribusi melampaui ruang akademik dan terlibat langsung dalam pekerjaan keteknikan yang strategis bagi daerah.