Informasi

  • Fakultas Teknik

Mahasiswa Sistem Informasi Usulkan Pengalaman Digital Baru untuk Pelanggan Kedai Jodi

  • 07 Juni 2026
  • 1100 Views
  • By Admin
image

Gorontalo – Pemanfaatan QR Code dalam layanan pemesanan telah membantu banyak usaha kuliner menyederhanakan interaksi antara pelanggan dan pelayan. Namun, kemudahan memilih menu melalui layar perangkat belum selalu diikuti dengan kepastian mengenai status pesanan maupun ruang bagi pelanggan untuk menyampaikan pengalaman mereka. Kebutuhan inilah yang menjadi perhatian mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, saat melakukan penelitian terhadap website pemesanan yang digunakan di Kedai Jodi.

Kedai Jodi sebelumnya telah menerapkan website pemesanan berbasis QR Code. Pelanggan cukup memindai kode yang tersedia di meja untuk mengakses daftar makanan dan minuman, memilih menu, serta melanjutkan proses pemesanan melalui perangkat masing-masing. Sistem tersebut telah memberikan kemudahan karena pelanggan tidak perlu menunggu pelayan untuk mencatat pesanan secara manual.

Melalui kegiatan akademik ini, mahasiswa menganalisis proses bisnis yang sedang berjalan sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih dapat dikembangkan. Penelitian diawali dengan observasi langsung dan diskusi bersama pihak Kedai Jodi untuk memahami alur pemesanan, pembayaran, pengelolaan transaksi, dan interaksi pelanggan dengan sistem.

Hasil analisis menunjukkan bahwa website pemesanan telah membantu mempercepat proses pemilihan menu. Meskipun demikian, mahasiswa menemukan dua kebutuhan penting yang belum terakomodasi, yaitu konfirmasi bahwa pesanan telah berhasil diterima dan fasilitas bagi pelanggan untuk memberikan penilaian terhadap menu maupun pelayanan.

Pada sistem yang sedang digunakan, pelanggan belum memperoleh notifikasi secara langsung setelah menyelesaikan proses pembayaran. Kondisi tersebut dapat menimbulkan keraguan apakah transaksi dan pesanan telah tercatat dengan benar. Dalam situasi tertentu, pelanggan mungkin perlu kembali bertanya kepada kasir untuk memastikan bahwa pesanannya telah masuk dan sedang diproses.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim mahasiswa merancang fitur notifikasi pemesanan berhasil yang akan muncul secara otomatis setelah pembayaran dikonfirmasi. Notifikasi menampilkan informasi bahwa pesanan telah diterima dan sedang dipersiapkan oleh dapur, disertai nomor meja, ID pesanan, dan estimasi waktu penyajian. Informasi ini diharapkan memberikan kepastian kepada pelanggan sekaligus mengurangi kebutuhan untuk melakukan konfirmasi berulang kepada kasir.

Pengembangan lainnya diarahkan pada penambahan fitur rating dan ulasan pelanggan. Setelah transaksi selesai, pelanggan dapat memberikan penilaian berupa bintang serta menuliskan pengalaman mereka terhadap menu dan pelayanan yang diterima. Data tersebut akan tersimpan di dalam basis data dan dapat dimanfaatkan oleh pengelola Kedai Jodi sebagai bahan evaluasi.

Melalui hasil penilaian pelanggan, pihak kedai dapat melihat menu yang memperoleh respons paling baik, mengidentifikasi makanan atau minuman yang paling diminati, serta mengevaluasi aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, fitur rating tidak hanya menjadi sarana menyampaikan pendapat, tetapi juga dapat menghasilkan data yang mendukung pengambilan keputusan usaha.

Dalam proses perancangannya, mahasiswa menggunakan pendekatan Object-Oriented Analysis and Design atau Analisis dan Desain Berorientasi Objek. Kebutuhan sistem dimodelkan menggunakan sejumlah diagram Unified Modeling Language (UML), meliputi use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram. Pemodelan tersebut digunakan untuk menggambarkan keterlibatan pengguna, alur aktivitas, interaksi antarkomponen, serta struktur data yang diperlukan dalam sistem.

Selain menghasilkan analisis sistem berjalan dan rancangan sistem usulan, mahasiswa juga menyusun desain antarmuka menggunakan Figma. Rancangan antarmuka ini menjadi gambaran visual mengenai alur yang akan dilalui pelanggan sejak memilih menu hingga memberikan penilaian setelah transaksi selesai.

Rangkaian Desain Antarmuka Sistem Usulan

Kegiatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan kemampuan analisis kebutuhan, pemodelan sistem, perancangan basis data, dan desain pengalaman pengguna. Mahasiswa juga dilatih untuk melihat sistem dari sudut pandang pengguna, berkomunikasi dengan mitra usaha, bekerja secara kolaboratif, serta menyusun rekomendasi berdasarkan permasalahan yang ditemukan di lapangan.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan sistem informasi tidak hanya berhubungan dengan kemampuan membuat aplikasi. Sistem yang baik perlu memberikan informasi yang jelas, menumbuhkan kepercayaan pengguna, dan menghasilkan data yang dapat membantu organisasi melakukan evaluasi secara berkelanjutan.

Rancangan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Kedai Jodi dalam mengembangkan layanan pemesanan yang lebih informatif, responsif, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi bentuk pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa Sistem Informasi dalam menerjemahkan kebutuhan dunia usaha menjadi solusi digital yang terstruktur dan dapat dikembangkan lebih lanjut.