Informasi

  • Fakultas Teknik

Mahasiswa UNG Raih Pendanaan Nasional P2MW 2026 Lewat Inovasi Charm QR Karawo

  • 23 Mei 2026
  • 131 Views
  • By Admin
image

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui keberhasilan tim mahasiswa lintas fakultas dalam memperoleh pendanaan nasional Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026. Program bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tersebut menjadi wadah strategis dalam mencetak wirausahawan muda berbasis inovasi dan kreativitas mahasiswa.

Pada ajang tersebut, tim mahasiswa UNG mengusung proposal usaha berjudul “Charm QR Karawo: Inovasi Smart Souvenir Karawo Berbasis Resin dan QR Code sebagai Media Edukasi dan Promosi Budaya Gorontalo.” Inovasi ini menghadirkan konsep souvenir modern yang menggabungkan kerajinan khas Karawo dengan teknologi digital melalui QR Code interaktif. Melalui pemindaian kode tersebut, pengguna dapat mengakses informasi edukatif terkait sejarah, filosofi, hingga proses pembuatan Karawo sebagai warisan budaya Gorontalo.

Tim pengusul diketuai oleh Nazwa Dinarjo Miolo dari Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik UNG. Anggota tim terdiri dari Muhammad Yusuf Dj. Hasiru dan Moh. Radithyo Surya Martuah dari Fakultas Teknik, serta Ramlan Musa dan Glenito Exell Rafael Ruata dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Kolaborasi lintas disiplin ilmu ini menjadi kekuatan utama dalam pengembangan usaha yang tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga membawa misi pelestarian budaya lokal melalui pendekatan kreatif dan berbasis teknologi. Melalui konsep smart souvenir, tim mencoba menghadirkan pengalaman baru dalam mengenalkan Karawo kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda yang dekat dengan teknologi digital.

Dalam proses penyusunan dan pengembangan proposal usaha, tim turut didampingi oleh dosen pembimbing Eka Vickraien Dangkua, S.Kom., M.Kom. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan konsep bisnis, strategi pengembangan produk, hingga kesiapan implementasi usaha secara berkelanjutan.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan kapasitas mahasiswa UNG dalam menghadirkan inovasi yang mampu bersaing di tingkat nasional. Tidak hanya fokus pada pengembangan kewirausahaan, ide yang diusung juga memperlihatkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan sebagai media promosi budaya daerah secara kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan ide-ide inovatif, berani berkompetisi dalam program nasional, serta menghadirkan karya yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat dan daerah.