Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo kembali menunjukkan kemampuan mereka dalam menjawab kebutuhan transformasi digital melalui pengembangan Portal Sekolah Terpadu berbasis web untuk SMK Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Layanan Teknologi Informasi (MLTI) yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian tugas akademik, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan solusi nyata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi mitra. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dilatih untuk memahami kebutuhan pengguna, menganalisis permasalahan organisasi, dan mengembangkan sistem yang relevan dengan kondisi lapangan.
Sebelum portal dikembangkan, layanan digital di SMKN 1 Limboto telah tersedia namun masih berjalan secara terpisah. Siswa, guru, tenaga kependidikan, maupun orang tua harus mengakses tautan yang berbeda untuk menggunakan berbagai layanan seperti Dapodik, Learning Management System (LMS), E-Raport, dan PeKaeL. Kondisi tersebut sering menimbulkan kebingungan pengguna, terutama ketika harus berpindah antarplatform tanpa adanya pusat informasi dan panduan yang terintegrasi.
Menjawab tantangan tersebut, tim mahasiswa menghadirkan Portal Sekolah Terpadu yang berfungsi sebagai gerbang utama seluruh layanan digital sekolah. Melalui satu alamat portal, pengguna dapat memperoleh panduan penggunaan setiap layanan sebelum diarahkan ke platform yang dibutuhkan.
Selain berfungsi sebagai pusat integrasi layanan, portal ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung seperti bahan ajar digital, layanan pelaporan insiden atau kendala teknis, papan suara aspirasi publik, serta dashboard administrator yang memungkinkan pengelolaan konten dan monitoring layanan dilakukan secara terpusat.
Pengembangan sistem dilakukan menggunakan pendekatan Information Technology Infrastructure Library (ITIL) versi 3, sebuah framework internasional yang banyak digunakan dalam pengelolaan layanan teknologi informasi. Mahasiswa menerapkan seluruh siklus layanan mulai dari perencanaan strategi, desain sistem, transisi layanan, operasional, hingga evaluasi dan peningkatan layanan berkelanjutan.
Proses pengembangan diawali dengan observasi lapangan dan analisis terhadap kondisi layanan digital yang telah berjalan di sekolah. Selanjutnya dilakukan perancangan sistem, pengembangan aplikasi, pengujian fungsional, hingga implementasi portal di lingkungan SMKN 1 Limboto. Setelah sistem siap digunakan, tim mahasiswa melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepada tenaga kependidikan sebagai pengguna utama sistem.
Hasil implementasi menunjukkan respon yang positif dari pihak sekolah. Berdasarkan pengujian menggunakan metode System Usability Scale (SUS) terhadap 12 responden, portal memperoleh skor rata-rata 78,96 yang masuk dalam kategori Good dan dinyatakan layak untuk dioperasikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu diterima dengan baik oleh pengguna dan memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang tinggi.
Kehadiran Portal Sekolah Terpadu memberikan dampak nyata terhadap efektivitas layanan digital di SMKN 1 Limboto. Seluruh warga sekolah kini memiliki akses yang lebih mudah, terarah, dan terpusat terhadap berbagai layanan pendidikan yang tersedia. Selain meningkatkan efisiensi penggunaan sistem, portal ini juga membantu mengurangi potensi kesalahan operasional yang sebelumnya muncul akibat penggunaan banyak platform yang terpisah.
Bagi Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik UNG, capaian ini menjadi gambaran bagaimana mahasiswa telah dibekali tidak hanya dengan kemampuan teknis pengembangan perangkat lunak, tetapi juga kemampuan analisis kebutuhan, tata kelola layanan TI, hingga komunikasi dengan stakeholder. Melalui proyek-proyek berbasis kasus nyata seperti ini, mahasiswa didorong untuk menghasilkan solusi yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan institusi mitra, sekaligus memperkuat relevansi keilmuan Sistem Informasi dalam menjawab tantangan transformasi digital di berbagai sektor.