Informasi

  • Fakultas Teknik

Prodi PWK UNG luncurkan jurnal baru saat dies natalis

  • 13 Maret 2023
  • 146 Views
  • By Admin
image

Gorontalo-Program Studi (prodi) Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meluncurkan jurnal baru bidang keilmuan usai merayakan dies natalis ke-1 di Huntu Art Distrik, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Ketua Program Studi PWK Sri Sutarni Arifin di Gorontalo, Senin, mengatakan jurnal yang diterbitkan yaitu artikel hasil penelitian, kajian resensi jurnal dan artikel ilmiah lain yang terkait dengan perkotaan, kajian kewilayahan, pemetaan dan lingkungan.

"Jurnalnya merupakan bagian dari e-jurnal UNG yang saat ini berjumlah sekitar 96 jurnal dari berbagai bidang ilmu dengan nama "Jambura Journal of Urban and Regional Planning"," ucap Sri Sutarni Arifin.

Untuk peringatan dies natalis kata Sri, sudah dimulai sejak akhir bulan Februari dengan rangkaian kegiatan terdiri atas kuliah umum.

Kuliah umum tersebut bertemakan Perubahan Iklim Perkotaan oleh ofisial lapangan Program Climate Resilient Inclusive Cities UCLG-ASPAC, pelatihan penulisan jurnalistik oleh LKBN Antara Biro Gorontalo, dan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan bersih-bersih sampah di pesisir Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo.

"Kegiatan ini hadiri oleh seluruh mahasiswa PWK dan dosen, Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia Wilayah Gorontalo, kelompok studi lingkungan, orang tua mahasiswa PWK, Japesda dan Perupa Gorontalo," papar dia.

Sri menjelaskan, program studi PWK dibuka berdasarkan SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tanggal 11 Maret 2022 dan menerima mahasiswa baru pada tahun yang sama dengan jumlah mahasiswa 28 orang.

"Visi keilmuan program studi PWK adalah menghasilkan lulusan yang unggul di bidang perencanaan wilayah berbasis Ilmu pengetahuan, teknologi dan lingkungan," kata dia.

Program studi PWK akan terus meningkatkan tri dharma perguruan tinggi melalui kerjasama dengan semua pihak untuk mendukung pembangunan di wilayah Teluk Tomini serta mendorong penerapan pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang berorientasi lapangan sehingga memberi lebih banyak pengalaman nyata bagi mahasiswa.*