Informasi

  • Fakultas Teknik

Reservasi PLAYPLUS Beralih dari DM Instagram ke Booking Real-Time Berbasis Web

  • 07 Juni 2026
  • 10389 Views
  • By Admin
image

Gorontalo – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo merancang Sistem Informasi Rental PlayStation PLAYPLUS berbasis web. Sistem tersebut dikembangkan untuk membantu digitalisasi pelayanan konsumen sekaligus memperbaiki pengelolaan operasional usaha rental PlayStation di Kota Gorontalo.

Perancangan diawali dengan observasi lapangan dan analisis terhadap proses bisnis yang berjalan. Mahasiswa mempelajari alur pemesanan, pencatatan durasi sewa, pengelolaan data pelanggan, transaksi rental, hingga penyusunan laporan usaha untuk menemukan bagian yang masih dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa reservasi station PlayStation masih dilakukan melalui Direct Message Instagram. Cara tersebut membuat pelanggan harus menunggu balasan admin untuk mengetahui ketersediaan tempat. Ketika pesan masuk dalam jumlah banyak, proses konfirmasi menjadi lebih lama dan berpotensi menimbulkan antrean komunikasi maupun kesalahan dalam mencatat jadwal pemesanan.

Selain persoalan reservasi, pencatatan transaksi keuangan, durasi penyewaan, dan data operasional masih dilakukan secara semi-manual. Pengelolaan melalui catatan yang terpisah membuat proses rekapitulasi membutuhkan waktu lebih panjang serta meningkatkan risiko kesalahan pencatatan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa merancang sistem berbasis web yang mengintegrasikan aktivitas operasional PLAYPLUS dalam satu platform. Fitur utamanya adalah layanan booking online yang memungkinkan pelanggan memeriksa ketersediaan station secara real-time dan melakukan reservasi secara mandiri tanpa harus menunggu konfirmasi melalui percakapan di media sosial.

Desain Tampilan Landing Page Web Playpus

Ketersediaan informasi secara langsung memberikan kepastian yang lebih cepat kepada pelanggan. Mereka dapat menentukan station dan waktu bermain berdasarkan jadwal yang tersedia, sementara pihak PLAYPLUS dapat mengurangi beban admin dalam menjawab pertanyaan yang sama secara berulang.

Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur manajemen data pelanggan, pengelolaan data station, pencatatan transaksi rental, dan pembuatan laporan otomatis. Integrasi tersebut membantu pengelola memantau penggunaan setiap station, menyimpan riwayat transaksi, serta memperoleh informasi operasional secara lebih rapi dan mudah ditelusuri.

Dari sisi usaha, pencatatan yang terpusat dapat membantu mengurangi risiko jadwal reservasi bertabrakan, kesalahan perhitungan durasi sewa, dan ketidaksesuaian data transaksi. Laporan yang dihasilkan sistem juga dapat menjadi dasar bagi pengelola untuk mengevaluasi aktivitas rental dan mengambil keputusan berdasarkan data yang tersedia.

Dalam proses pengembangannya, mahasiswa menggunakan Visual Studio Code dan menerapkan pendekatan Object-Oriented Analysis and Design atau OOAD. Tim menyusun flowchart, use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram sebagai cetak biru untuk memastikan bahwa alur sistem sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan pengelola PLAYPLUS.

Pendekatan tersebut membantu mahasiswa membangun sistem dengan struktur yang lebih terorganisasi dan mudah dikembangkan. Setiap fungsi, mulai dari reservasi hingga pelaporan, dipetakan berdasarkan hubungan antara pengguna, proses, dan data yang terlibat di dalamnya.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan kemampuan analisis proses bisnis, pemodelan sistem, pemrograman web, dan pengelolaan data pada permasalahan nyata di lingkungan usaha. Interaksi dengan mitra juga mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, penggalian kebutuhan pengguna, serta penyusunan solusi yang realistis dan sesuai dengan kondisi operasional.

Rancangan sistem PLAYPLUS menunjukkan bahwa digitalisasi pada usaha lokal tidak harus dimulai dari teknologi yang rumit. Penyediaan informasi ketersediaan station secara real-time dan pengelolaan transaksi dalam satu sistem dapat memberikan perubahan langsung terhadap kecepatan pelayanan dan ketertiban administrasi usaha.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Sistem Informasi UNG tidak hanya menyelesaikan proses pembelajaran akademik, tetapi juga menghadirkan solusi yang relevan bagi pelaku usaha lokal. Sistem yang dirancang diharapkan dapat membantu PLAYPLUS menyediakan pelayanan yang lebih cepat dan transparan, sekaligus membangun tata kelola bisnis yang lebih akurat, efisien, dan modern.