Gorontalo – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo merancang pengembangan fitur pelacakan status pesanan secara real-time pada Sistem Informasi Kedai Kopi DAGO. Rancangan ini disusun sebagai bentuk penerapan Analisis dan Desain Berorientasi Objek (ADBO) dalam menjawab kebutuhan pelayanan usaha kuliner yang semakin mengandalkan teknologi digital.
Usulan pengembangan fitur tersebut muncul setelah mahasiswa melakukan observasi terhadap proses bisnis yang berjalan di Kedai Kopi DAGO. Berdasarkan hasil pengamatan, pelanggan masih mengalami kesulitan untuk mengetahui perkembangan pesanan setelah melakukan pembayaran. Untuk memastikan apakah pesanan sedang diproses atau sudah selesai, pelanggan perlu mendatangi kasir atau barista secara langsung.
Kondisi tersebut dapat mengurangi kenyamanan pelanggan karena mereka harus menanyakan status pesanan secara berulang. Di sisi lain, kasir dan barista juga berpotensi terganggu karena harus menjawab pertanyaan yang sama di tengah proses pelayanan dan pembuatan pesanan. Apabila jumlah pelanggan meningkat, situasi ini dapat menimbulkan antrean tambahan pada area pelayanan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, mahasiswa merancang fitur pelacakan status pesanan yang memungkinkan pelanggan memantau perkembangan pesanan secara mandiri melalui smartphone. Informasi yang ditampilkan meliputi status pesanan menunggu antrean, sedang diproses, hingga selesai dan siap diambil. Dengan adanya fitur ini, pelanggan dapat memperoleh kepastian tanpa harus mendatangi kasir atau barista.
Bagi Kedai Kopi DAGO, rancangan fitur tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi pelayanan. Kasir dan barista dapat lebih fokus pada proses operasional, sementara pelanggan memperoleh informasi yang lebih transparan mengenai pesanannya. Alur pelayanan pun berpotensi menjadi lebih teratur karena komunikasi mengenai status pesanan dapat difasilitasi langsung melalui sistem.
Perancangan sistem dilakukan menggunakan pendekatan Object-Oriented Analysis and Design dengan pemodelan Unified Modeling Language atau UML. Mahasiswa menyusun use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram untuk menggambarkan kebutuhan sistem, alur aktivitas, interaksi antarkomponen, serta struktur data yang diperlukan dalam pengembangan fitur.
Mockup halaman sistem dirancang untuk membantu admin atau kasir memantau status pembuatan pesanan. Pada halaman tersebut tersedia ringkasan jumlah total pesanan, pesanan yang sedang diproses, dan pesanan yang telah selesai. Daftar pesanan ditampilkan dalam tabel yang memuat ID pesanan, nama pelanggan, menu, estimasi waktu pembuatan, status, serta tombol aksi untuk memperbarui atau menyelesaikan pesanan. Tersedia pula fitur pencarian dan filter status agar petugas lebih mudah mengelola pesanan yang sedang berjalan.

Mockup Halaman Status Pembuatan Pesanan Kedai Kopi DAGO
Melalui rancangan tersebut, sistem tidak hanya menjadi alat pencatatan pesanan, tetapi juga media komunikasi antara kedai dan pelanggan. Informasi status yang diperbarui oleh petugas dapat membantu pelanggan memahami posisi pesanannya secara lebih jelas.
Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam menganalisis kebutuhan pengguna, memahami alur pelayanan usaha kuliner, serta menerjemahkan permasalahan operasional menjadi rancangan fitur digital. Selain kemampuan teknis dalam pemodelan sistem, mahasiswa juga mengasah kemampuan observasi, kerja sama tim, dan pemecahan masalah berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi Kedai Kopi DAGO dalam mengembangkan sistem informasi yang lebih modern dan berorientasi pada pengalaman pelanggan. Dengan fitur pelacakan status pesanan real-time, proses pelayanan diharapkan menjadi lebih cepat, transparan, dan terorganisir.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Sistem Informasi UNG menunjukkan bahwa penerapan ilmu di ruang kelas dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan usaha lokal. Rancangan sistem yang dihasilkan tidak hanya memperkuat kompetensi mahasiswa, tetapi juga menawarkan solusi digital yang relevan bagi peningkatan kualitas layanan di tengah persaingan industri coffee shop yang semakin dinamis.