Gorontalo, 2 Juli 2026 – Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) yang berlangsung selama dua hari, pada 1–2 Juli 2026, bertempat di Ruang Gallery Fakultas Teknik UNG. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Teknik dalam meningkatkan kualitas kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta standar pendidikan tinggi berbasis luaran (Outcome Based Education).
Workshop ini diikuti oleh seluruh program studi di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, yang terdiri atas 17 program studi, dengan melibatkan para ketua jurusan, koordinator program studi, serta dosen. Melalui kegiatan ini, seluruh program studi memperoleh kesempatan untuk menyusun dan menyempurnakan kurikulum berbasis OBE secara komprehensif dengan pendampingan langsung dari pakar.
Hari Pertama: Pembukaan dan Penguatan Konsep Kurikulum OBE
Rangkaian kegiatan pada hari pertama diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Sardi Salim, M.Pd., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa implementasi kurikulum berbasis OBE merupakan kebutuhan strategis yang harus segera diwujudkan oleh seluruh program studi guna menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
"Kurikulum berbasis Outcome Based Education ini sangat diperlukan oleh Fakultas Teknik. Melalui kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran, kita dapat memastikan bahwa setiap lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan akademik yang baik, tetapi juga kompetensi, keterampilan, dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, serta perkembangan teknologi. Oleh karena itu, seluruh program studi harus memiliki komitmen yang sama untuk mengimplementasikan OBE secara optimal," ungkap Dekan Fakultas Teknik.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Hi. Moh. Hidayat Koniyo, S.T., M.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum berbasis OBE merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi utama mengenai Kurikulum Outcome Based Education (OBE) oleh pakar OBE, Dr. Erwin Budi Setiawan, S.Si., M.T. Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dasar OBE, penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), penyelarasan asesmen pembelajaran, hingga penyusunan dokumen kurikulum yang sesuai dengan prinsip-prinsip Outcome Based Education.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penyusunan kurikulum berbasis OBE oleh seluruh program studi. Dalam sesi ini, setiap tim program studi secara langsung menyusun dan merevisi dokumen kurikulum masing-masing dengan pendampingan intensif dari Dr. Erwin Budi Setiawan, sehingga setiap tahapan penyusunan kurikulum dapat disesuaikan dengan standar implementasi OBE.
Hari Kedua: Pendampingan Intensif dan Presentasi Hasil Simulasi
Memasuki hari kedua, workshop difokuskan pada pendampingan lanjutan, diskusi, penyempurnaan dokumen kurikulum, serta penyelarasan berbagai komponen kurikulum antar program studi. Suasana workshop berlangsung sangat interaktif, di mana peserta aktif berdiskusi, bertanya, serta berkonsultasi secara langsung dengan narasumber untuk memastikan kurikulum yang disusun telah memenuhi prinsip Outcome Based Education.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh program studi mempresentasikan hasil simulasi penyusunan kurikulum OBE di hadapan seluruh peserta workshop. Setiap program studi memaparkan struktur kurikulum, rumusan capaian pembelajaran, serta berbagai penyempurnaan yang telah dilakukan selama proses pendampingan. Melalui sesi presentasi tersebut, peserta memperoleh berbagai masukan konstruktif dari narasumber maupun peserta lainnya sehingga diharapkan dokumen kurikulum yang dihasilkan menjadi semakin berkualitas, relevan, dan siap diimplementasikan.

Workshop ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Teknik, yaitu Wakil Dekan I, Dr. Arip Mulyanto, S.Kom., M.Kom., Wakil Dekan II, Dr. Mukhlisulfatih Latief, S.Kom., M.T. Kegiatan workshop diketuai oleh Ketua Jurusan Teknik Informatika, Ibu Indhitya R. Padiku, S.Kom., M.Kom. Di bawah koordinasi dan kepemimpinannya, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Keberhasilan penyelenggaraan workshop tercermin dari tingginya antusiasme peserta yang aktif mengikuti setiap sesi materi, diskusi, maupun praktik penyusunan kurikulum. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara panitia, narasumber, dan seluruh peserta dalam mewujudkan kegiatan yang produktif dan bermanfaat.
Selama dua hari pelaksanaan, suasana workshop berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta aktif berdiskusi, mengajukan berbagai pertanyaan, serta melakukan praktik penyusunan kurikulum dan perangkat pembelajaran berbasis OBE dengan pendampingan langsung dari narasumber.


Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama dua hari pelaksanaan. Bahkan pada hari kedua, workshop berlangsung hingga pukul 18.00 WITA, namun seluruh peserta tetap mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat. Hal ini mencerminkan komitmen sivitas akademika Fakultas Teknik dalam mewujudkan kurikulum yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran.
Melalui workshop ini, diharapkan seluruh 17 program studi di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo mampu menyusun dan mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome Based Education secara optimal, sehingga menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.