Berita

  • Jurusan Teknik Informatika

Dari Ruang Kelas ke Dunia Usaha, Mahasiswa Sistem Informasi Rancang Pembaruan Sistem Distribusi Toko Evelyn

  • 07 Juni 2026
  • 1385 Views
  • By Admin
image

Gorontalo – Pembelajaran mengenai analisis dan perancangan sistem tidak hanya berlangsung melalui teori dan diskusi di dalam kelas. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, menerapkannya secara langsung dengan melakukan studi lapangan terhadap sistem distribusi barang yang berjalan di Toko Evelyn.

Kegiatan yang mulai dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026 tersebut merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Analisis dan Desain Berorientasi Objek (ADBO). Di bawah bimbingan Rahmat Taufik R.L. Bau, M.Kom. selaku dosen pengampu, mahasiswa mempelajari proses bisnis yang dijalankan oleh Toko Evelyn, mengidentifikasi kendala operasional, serta menyusun rancangan pengembangan sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Untuk memperoleh gambaran yang utuh, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap aktivitas distribusi barang dan mewawancarai pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional toko. Proses tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami bahwa pengembangan sebuah sistem informasi perlu diawali dengan pengenalan terhadap kebutuhan, kebiasaan kerja, dan permasalahan nyata yang dialami oleh pengguna.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa salah satu kendala utama terdapat pada proses pencatatan transaksi distribusi. Admin masih harus menginput data barang secara berulang pada setiap transaksi. Kondisi ini membuat proses pembuatan nota membutuhkan waktu lebih lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pencatatan data barang maupun transaksi.

Berangkat dari permasalahan tersebut, tim mahasiswa merancang pengembangan sistem distribusi yang mengintegrasikan data pelanggan, data barang, stok persediaan, dan transaksi distribusi dalam satu sistem yang saling terhubung. Integrasi tersebut diharapkan dapat membantu pengguna mengelola data secara lebih terstruktur serta mempermudah proses pencarian dan pembaruan informasi.

Salah satu fitur utama yang diusulkan adalah pemilihan beberapa barang dalam satu transaksi atau multi-item selection. Melalui fitur ini, admin tidak perlu melakukan proses input secara berulang untuk setiap barang yang akan dimasukkan ke dalam nota. Pengguna dapat memilih sejumlah barang sekaligus, menentukan jumlahnya, kemudian memprosesnya sebagai satu transaksi distribusi. Rancangan tersebut diharapkan dapat mempercepat pembuatan nota sekaligus mengurangi risiko kesalahan input.

Dalam menyusun rancangan sistem, mahasiswa menggunakan pendekatan Object-Oriented Analysis and Design (OOAD). Kebutuhan pengguna dan alur proses bisnis diterjemahkan melalui sejumlah diagram Unified Modeling Language (UML), antara lain use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram. Penggunaan diagram tersebut membantu mahasiswa menggambarkan hubungan antara pengguna, aktivitas, data, dan fungsi yang akan tersedia di dalam sistem.

Tidak berhenti pada pemodelan, mahasiswa juga menghasilkan mockup antarmuka sebagai representasi visual dari sistem yang diusulkan. Rancangan tersebut mencakup halaman login, dashboard utama, halaman data transaksi, form input barang, pembuatan nota distribusi, serta jendela pemilihan barang secara bersamaan. Kehadiran mockup memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai cara pengguna berinteraksi dengan sistem apabila nantinya dilanjutkan ke tahap pengembangan aplikasi.

Mockup Halaman Login Sistem Distribusi Toko Evelyn

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis dalam menganalisis proses bisnis, memodelkan kebutuhan sistem, dan merancang antarmuka. Mereka juga belajar membangun komunikasi dengan mitra, menggali kebutuhan pengguna, bekerja dalam tim, menyampaikan gagasan, serta merumuskan solusi berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pembelajaran di Program Studi Sistem Informasi karena mahasiswa dihadapkan langsung pada persoalan yang membutuhkan perpaduan antara kemampuan teknologi dan pemahaman terhadap aktivitas organisasi. Sistem yang dirancang pun tidak semata-mata berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi diarahkan untuk menjawab kebutuhan operasional secara relevan dan realistis.

Tim mahasiswa berharap rancangan yang dihasilkan dapat memberikan alternatif solusi bagi Toko Evelyn, khususnya dalam meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi dan pengelolaan distribusi barang. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bagaimana pembelajaran berbasis proyek dapat mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan dunia usaha serta mendorong mahasiswa Sistem Informasi untuk menghasilkan gagasan digital yang memiliki manfaat nyata bagi mitra.