Informasi

  • Fakultas Teknik

Wujudkan Visi Keilmuan Berbasis Pesisir, PWK FT UNG Berkontribusi dalam Penyusunan Rencana Zonasi Rinci Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

  • 09 Oktober 2026
  • 24 Views
  • By Admin
image

GORONTALO UTARA – Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (FT UNG), terus memperluas kontribusi akademiknya dalam mendukung pembangunan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Ketua Jurusan PWK FT UNG, Dr. Ir. Srisutarni Arifin, sebagai narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Rencana Zonasi Rinci Berbasis Pengembangan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Gorontalo Utara.

Kegiatan FGD ini menjadi forum strategis yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam membahas arah pengembangan serta pemanfaatan ruang wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

Forum tersebut dihadiri oleh perwakilan Direktur pemanfaatan ruang pesisir dan pulau – pulau kecil, Ditjen Penataan ruang laut KKP, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Bappeda Provinsi Gorontalo, Bappeda Kabupaten Gorontalo Utara, Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo Utara, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Utara.

Dalam kapasitasnya sebagai narasumber, Dr. Ir. Srisutarni Arifin memberikan perspektif akademis mengenai pentingnya penyusunan rencana zonasi rinci yang mempertimbangkan karakteristik geografis, potensi sumber daya pesisir, daya dukung dan daya tampung lingkungan, serta keterpaduan antara kepentingan konservasi dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Perencanaan zonasi pulau-pulau kecil tidak hanya berkaitan dengan pengaturan pemanfaatan ruang, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengoptimalkan potensi sektor kelautan, perikanan, pariwisata bahari, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Karena itu, pendekatan perencanaan yang berbasis potensi lokal dan keberlanjutan lingkungan menjadi aspek penting dalam merumuskan kebijakan pengembangan kawasan.

Keterlibatan Jurusan PWK FT UNG dalam kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama akademis dan kelembagaan dengan Direktorat Jenderal yang membidangi pemanfaatan ruang pesisir dan pulau-pulau kecil Kementrian kelautan dan perikanan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung perencanaan serta pengelolaan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil di Provinsi Gorontalo.

 

Lebih jauh, partisipasi ini memiliki relevansi langsung dengan visi keilmuan Jurusan PWK FT UNG, yaitu “Mengembangkan keilmuan perencanaan wilayah dan kota berbasis lingkungan dan potensi regional pesisir dan pulau-pulau kecil.”

Visi tersebut menjadi landasan pengembangan keilmuan yang menempatkan karakteristik wilayah, keberlanjutan lingkungan, dan keunggulan potensi regional sebagai bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan.

Kabupaten Gorontalo Utara, dengan karakteristik wilayah pesisir dan keberadaan pulau-pulau kecil, memiliki potensi pengembangan yang memerlukan dukungan perencanaan ruang secara komprehensif. Keterpaduan pengelolaan sumber daya kelautan, penguatan ekonomi masyarakat pesisir, pengembangan pariwisata bahari, dan perlindungan ekosistem menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan kawasan yang berkelanjutan.

Ke depan, kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat diharapkan semakin diperkuat untuk menghasilkan kebijakan dan dokumen perencanaan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan regulasi, tetapi juga mampu menjawab tantangan pembangunan wilayah kepulauan.

Kehadiran PWK FT UNG dalam FGD ini menegaskan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan perencanaan wilayah yang berbasis ilmu pengetahuan, berorientasi lingkungan, dan berpihak pada penguatan potensi serta kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil.