Program Studi Pendidikan Vokasional Konstruksi Bangunan (PVKB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) turut berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan Reviu Dokumen Perencanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Tahap 5 yang merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan Universitas Negeri Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin kualitas dokumen perencanaan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan sebelum memasuki tahap pelaksanaan konstruksi. Melalui pelibatan tenaga ahli dari perguruan tinggi, diharapkan seluruh dokumen perencanaan yang disusun oleh tenaga perencana dapat memenuhi standar teknis, administratif, dan anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada tanggal 11 sampai dengan 14 Mei 2026 bertempat di Hotel Aston Kota Gorontalo. Kegiatan ini diikuti oleh kepala-kepala satuan pendidikan penerima bantuan Program Revitalisasi SMP Tahun 2026 yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh tenaga perencana yang ditunjuk oleh masing-masing satuan pendidikan, perwakilan dinas pendidikan kabupaten/kota, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), serta tim reviewer dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo. Kegiatan reviu dilaksanakan secara intensif melalui pemeriksaan dan evaluasi dokumen perencanaan yang telah disusun oleh tenaga perencana guna memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, dosen Program Studi PVKB, Dr. Ir. Fadly Achmad dan Dr. Ir. Arfan Utiarahman, turut terlibat sebagai reviewer yang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen teknis dan nonteknis dari satuan pendidikan penerima bantuan. Pemeriksaan dokumen teknis meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar rencana, kurva S, Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS), Rencana Pelaksanaan Detail (RPD), master plan, dan site plan. Sementara itu, dokumen nonteknis yang diperiksa meliputi ijazah tenaga perencana, Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK), Surat Keputusan Tim Teknis, serta berbagai dokumen administrasi pendukung lainnya. Selain melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen, reviewer juga melakukan evaluasi terhadap kewajaran harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi biaya agar tetap sesuai dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen.
Pelaksanaan kegiatan reviu tidak hanya melibatkan satuan pendidikan di Provinsi Gorontalo, tetapi juga dilaksanakan secara bersamaan dengan satuan pendidikan penerima bantuan revitalisasi yang berada di Provinsi Sulawesi Utara. Pelaksanaan secara terpadu ini memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat koordinasi antarwilayah dalam pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Tahun 2026. Diskusi dan klarifikasi yang dilakukan selama kegiatan turut membantu penyempurnaan dokumen perencanaan sehingga dapat meminimalkan potensi kendala pada saat pelaksanaan konstruksi di lapangan.
Sebanyak 20 satuan pendidikan SMP di Provinsi Gorontalo memperoleh bantuan revitalisasi pada tahun 2026 dan menjadi objek reviu dalam kegiatan ini. Jumlah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Provinsi Gorontalo melalui pembangunan yang terencana dan berkelanjutan. Proses reviu yang dilakukan oleh tim reviewer dari Universitas Negeri Gorontalo diharapkan mampu menjamin bahwa setiap dokumen perencanaan telah memenuhi aspek kualitas, efisiensi, dan akuntabilitas sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai.
Kegiatan Reviu Dokumen Perencanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Tahap 5 diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kemendikdasmen dan masing-masing satuan pendidikan penerima bantuan. Penandatanganan PKS menjadi bentuk komitmen bersama dalam melaksanakan program revitalisasi sesuai dengan ketentuan teknis, administratif, dan anggaran yang telah ditetapkan. Keterlibatan Program Studi PVKB dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui penyediaan tenaga ahli yang kompeten dan profesional.