Jakarta, 13 Oktober 2026
JAKARTA – Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (FT UNG), terus memperkuat peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan wilayah melalui kegiatan penyusunan Materi Teknis Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perbatasan Negara (KPN) pada Wilayah Perencanaan (WP) Kwandang dan Ilangata, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan tersebut, Tim Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan rapat koordinasi bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan persepsi, menyelaraskan pendekatan teknis, serta memperkuat koordinasi antara perguruan tinggi dan pemerintah pusat dalam proses penyusunan dokumen perencanaan tata ruang.

Dalam kegiatan ini, Jurusan PWK FT UNG dipercaya sebagai penanggung jawab pelaksanaan penyusunan Materi Teknis RDTR Kawasan Perbatasan Negara untuk dua wilayah perencanaan strategis di Kabupaten Gorontalo Utara, yakni Kwandang dan Ilangata.
Penyusunan RDTR tersebut melibatkan tim akademisi lintas disiplin ilmu dari Universitas Negeri Gorontalo, yang terdiri atas dosen dari Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Sipil, Geografi, Geologi, Ekonomi Pembangunan, serta Ilmu Hukum. Kolaborasi multidisiplin ini diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan tata ruang yang komprehensif, terintegrasi, dan mempertimbangkan karakteristik serta potensi wilayah.
Ketua Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota FT UNG, Dr. Ir. Sri Sutarni Arifin, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam penyusunan RDTR merupakan wujud nyata kontribusi akademisi dalam mendukung kebijakan pembangunan wilayah yang terarah, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.
Dalam narasi pernyataannya, Sri Sutarni menekankan bahwa penyusunan RDTR tidak semata-mata menghasilkan dokumen teknis tata ruang, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memberikan kepastian pemanfaatan ruang, mengoptimalkan potensi wilayah, serta mengarahkan pembangunan yang memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, keberadaan RDTR pada Kawasan Perbatasan Negara memiliki arti strategis karena wilayah perbatasan tidak hanya dipandang dari aspek administratif, tetapi juga sebagai kawasan yang memiliki fungsi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, konektivitas wilayah, penguatan pelayanan masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai bidang keilmuan dalam menghasilkan perencanaan ruang yang berkualitas. Pendekatan multidisiplin memungkinkan analisis tata ruang dilakukan secara lebih menyeluruh, mulai dari aspek fisik wilayah, kondisi geologi dan lingkungan, infrastruktur, karakteristik sosial ekonomi, hingga aspek regulasi dan kepastian hukum pemanfaatan ruang.
Lebih lanjut, Sri Sutarni memandang kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat kemitraan antara Universitas Negeri Gorontalo, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata ruang yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan.
Keterlibatan Jurusan PWK FT UNG juga sejalan dengan visi keilmuan jurusan, yakni mengembangkan keilmuan perencanaan wilayah dan kota yang berbasis lingkungan serta potensi regional pesisir dan pulau-pulau kecil. Hal ini menjadi relevan mengingat Kabupaten Gorontalo Utara memiliki karakteristik geografis wilayah pesisir, kawasan kepulauan, serta potensi sumber daya alam yang memerlukan pengelolaan ruang secara terpadu.
Melalui rapat koordinasi awal bersama Kementerian ATR/BPN tersebut, diharapkan proses penyusunan Materi Teknis RDTR WP Kwandang dan Ilangata dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, standar teknis perencanaan tata ruang, dan kebutuhan pengembangan wilayah.
Selain menjadi bentuk pengabdian keilmuan kepada masyarakat, kegiatan ini juga membuka peluang penguatan pendidikan, penelitian, dan kerja sama kelembagaan melalui pemanfaatan hasil kajian perencanaan sebagai sumber pembelajaran dan pengembangan keilmuan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo.
Keterlibatan tim akademisi lintas disiplin ilmu UNG dalam penyusunan RDTR KPN Kwandang dan Ilangata diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya penataan ruang Kabupaten Gorontalo Utara yang terencana, berdaya saing, berkelanjutan, serta mampu mendukung percepatan pembangunan kawasan perbatasan negara di Provinsi Gorontalo.