Tim dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan Komputer dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Smart Monitoring Absensi Siswa SMK Negeri 5 Gorontalo dengan Notifikasi WhatsApp ke Orang Tua Menggunakan Teknologi RFID.” Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan solusi digital dalam proses pencatatan dan pemantauan kehadiran siswa secara cepat, efisien, dan transparan.
Program ini merupakan bagian dari implementasi teknologi tepat guna di bidang pendidikan, di mana sistem absensi konvensional berbasis kertas digantikan dengan sistem Radio Frequency Identification (RFID) yang terintegrasi dengan notifikasi WhatsApp otomatis. Melalui sistem ini, setiap siswa yang melakukan absensi menggunakan kartu RFID akan secara langsung tercatat di sistem, dan orang tua menerima pemberitahuan waktu kehadiran anak secara real-time.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 5 Gorontalo menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, sistem absensi digital ini sangat membantu sekolah dalam melakukan rekap data kehadiran secara cepat dan akurat, sekaligus memperkuat komunikasi antara sekolah dan orang tua. “Kami merasa terbantu dengan inovasi ini. Guru tidak lagi perlu melakukan pencatatan manual, dan orang tua bisa langsung mengetahui kehadiran anak mereka setiap hari,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi dan pelatihan penggunaan sistem kepada guru serta staf tata usaha. Tim pengabdian kemudian melakukan instalasi dan uji coba alat RFID yang telah terintegrasi dengan sistem aplikasi berbasis web. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu mencatat kehadiran siswa dengan cepat, dan notifikasi berhasil terkirim ke orang tua tanpa kendala.
Ketua tim pengabdian Salmawaty Tansa, S.T., M.Eng, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi, tetapi juga pada peningkatan literasi digital di lingkungan sekolah. “Kami ingin membantu sekolah bertransformasi menuju sistem administrasi yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan. Sistem ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mencatat keterlambatan, izin, maupun laporan kehadiran bulanan siswa,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari seluruh peserta. Para guru mengaku sistem tersebut mudah digunakan dan sangat membantu dalam manajemen kehadiran siswa. Beberapa siswa juga merasa lebih disiplin karena kehadiran mereka langsung diketahui oleh orang tua.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dari serangkaian kegiatan pengabdian lanjutan yang direncanakan oleh Fakultas Teknik UNG, dengan tujuan memperluas penerapan inovasi digital pada sektor pelayanan publik lainnya.