Pengabdian masyarakat merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk program SEKARWO (Sekolah Karawo Perempuan untuk Pemberdayaan Komunitas di Desa Bukit Aren). Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Bukit Aren, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Senin 10 November 2025.
Program ini merupakan inisiatif pemberdayaan berbasis kearifan lokal yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan desa utamanya para pengrajin sulaman karawo, yang berfokus pada keterampilan Motif sulaman Karawo yang sedang trend di pasaran, hingga penerapan digital marketing terkait Photo Produk sulaman karawo sebagai strategi penguatan ekonomi kreatif gorontalo.
Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Wakil Dekan bidang akademik Fakultas Teknik UNG bapak Dr. Arip Mulyanto, S.Kom, M.Kom, Ketua jurusan Teknik informatika Indhitya R. Padiku, S.Kom, M.Kom, Tim Dosen Teknik informatika, Kelompok pengrajin karawo serta Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Studi Linux Universitas Negeri Gorontalo. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Bukit Aren, Bapak Sito Djafar yang dalam sambutannya menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bentuk peningkatan produktivitas perempuan pengrajin Karawo agar dapat mandiri dan berdaya saing di era digital.

Program Sekarwo diawali dengan tahap koordinasi dan sosialisasi bersama pemerintah desa guna membangun kolaborasi dan menentukan jadwal kegiatan. Selanjutnya rekrutmen anggota dan pembentukan kepengurusan komunitas Sekarwo, yang terdiri dari perempuan pengrajin Karawo aktif di Desa Bukit Aren. Pada tahapan pelatihan menyulam Karawo, para peserta memperoleh pembelajaran langsung mengenai motif yang sedang trend di pasaran Gorontalo hingga penggunaan pewarna alami. Pelatihan diakhiri dengan photo produk hasil sulaman sendiri untuk mendapatkan pengalaman photo produk yang menarik dalam penerapan digital marketing. Pelatihan ini didampingi oleh Tim Dosen beserta mahasiswa yang berpengalaman untuk memastikan peserta memahami setiap tahapan program sekarwo dari awal hingga tahap finishing.
Ketua Tim pengabdian Nikmasari Pakaya, S.Kom., M.T menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, perempuan Desa Bukit Aren tidak hanya dilatih untuk terampil menyulam Motif terbaru, tetapi juga diarahkan agar mampu mengelola usaha dan memasarkan produk karawo secara digital. “Harapan kami, Sekarwo dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi perempuan desa Bukit aren untuk belajar, berkreasi, dan berwirausaha berbasis budaya lokal,” ujarnya.
Kegiatan Sekarwo menghasilkan beberapa hasil luaran utama, diantaranya terbentuknya Komunitas Perempuan Pengrajin Karawo Sekarwo, terciptanya produk motif sulaman karawo yang kekinian serta peningkatan literasi digital masyarakat desa. Program ini juga menjadi model pengabdian berbasis kolaborasi antara Universitas Negeri Gorontalo dan pemerintah Desa Bukit Aren Kabupaten Gorontalo dalam memperkuat ekonomi kreatif lokal di provinsi Gorontalo.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Sekarwo diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi lokal melalui pendekatan pendidikan, teknologi, dan pemberdayaan perempuan di Gorontalo.